Bertemu Habibie Afsyah, Sang Mastah Internet Marketing Indonesia

Bertemu Habibie Afsyah – Halo sobat Inspirilo.com, Assalamualaikum. Di postingan kali ini, kembali saya ingin berbagi pengalaman hidup. InsyaAllah isinya bukan cuma sekadar corat-coret gak jelas. Tapi terkandung juga pelajaran serta inspirasi bermanfaat di dalamnya. Saya akan berusaha untuk itu.

Tentu akan menjadi sebuah momen berharga jika kita bisa berjumpa dengan orang atau tokoh yang dikagumi. Jika sebelumnya cuma bisa lihat tokoh tersebut di internet atau di TV, tapi dalam sebuah kesempatan bisa bertemu langsung dengan orangnya. Pasti akan memberikan sensasi tersendiri.

Adapun alasan tiap orang mengagumi seorang tokoh juga tentunya macam-macam. Bisa karena talenta yang dimilikinya, ataupun karena pengalaman hidupnya yang menginspirasi. Semua itu sah-sah saja, selagi rasa kagum yang kita punya tersebut memberikan dampak positif bagi kita pribadi. Baik itu secara penampilan, sikap, dan semangat hidup.

Di sini saya mau menceritakan pengalaman saat berkesempatan bertemu dengan salah satu tokoh yang saya kagumi. Dia bukan artis atau penyanyi, melainkan seorang praktisi Internet Marketing yang rekam jejaknya sangat cemerlang.

Tokoh yang akan saya ceritakan di sini telah berhasil mendulang sukses melalui bisnis di dunia maya. Dan menjadi salah satu pioneer di Indonesia yang membuktikan bahwa setiap orang bisa sukses melalui media Internet.

Siapakah tokoh yang saya maksud? Dialah Sang Inspirator dan Mastah, Habibie Afsyah.

Barangkali diantara sobat yang membaca artikel ini ada yang sudah tahu siapa itu Habibie Afsyah. Tapi jika memang belum tahu, tak mengapa. Nanti akan saya tampilkan sekilas profilnya di bawah. Yang jelas Habibie Afsyah ini bisa kita jadikan sebagai salah satu role model dalam hal semangat juang. Pantang menyerah dalam meraih sukses walau diliputi banyak keterbatasan.

Profil Habibie Afsyah

Habibie Afsyah, Internet Marketing, Sukses Bisnis Online

youtube.com

Perlu kita ketahui bahwa di Indonesia sendiri sebenarnya sudah banyak yang sukses dari bisnis Internet. Namun yang membuat Habibie Afsyah menjadi unik adalah karena keterbatasan secara fisik yang ia miliki. Kelemahan yang ia miliki dikonversikannya menjadi sebuah kelebihan.

Habibie Afsyah lahir pada tanggal 6 Januari 1988. Saat lahir, Habibie memiliki badan yang montok dan berisi. Sama seperti anak-anak pada umumnya. Namun menjelang balita, kondisinya menunjukkan sesuatu yang tidak normal. Menginjak usia 3-4 tahun, ia masih juga belum bisa berjalan.

Hingga singkat cerita, ia didiagnosa mengidap sebuah penyakit langka bernama Muscular Dystrophi

Dampak dari penyakit tersebut membuat tubuhnya semakin hari semakin mengecil. Otot-ototnya menjadi lemas dan menyusut, hingga tak ada tenaga untuk sekadar digerakkan.

Bahkan Dokter yang menangani pengobatannya sempat memvonis bahwasanya usia Habibie tidak akan lebih dari 25 tahun.

Kendati memiliki kondisi tubuh yang tidak normal, tapi pola pikir Habibie bisa dibilang sangat cerdas dan selalu berpikir positif. Ia meyakini kalau yang namanya umur itu urusan Allah. Tidak ada manusia yang berhak meramalkan hingga usia berapa seseorang akan bertahan hidup.

Mengetahui vonis dokter tersebut, Habibie bukannya termenung meratapi nasib yang ia dapati. Ia justru semakin menunjukkan semangat hidup yang kian menggebu. Dia tidak terlalu memikirkan apa yang dikatakan dokter tersebut. Prinsipnya, selagi masih ada waktu hidup, maka ia harus melakukan yang terbaik demi memberikan kebanggan pada kedua orang tuanya walau dari kursi roda.

Terbukti, dengan semangat hidup yang gigih, Habibie kini telah berusia 29 tahun. Telah jauh melampaui apa yang divoniskan oleh dokter padanya.

Satu prinsip yang selalu dipegang Habibie adalah jangan pernah menunda-nunda pekerjaan. Jangan menyia-nyiakan waktu hidup yang telah Allah berikan. Yang namanya umur tidak ada yang tahu, kita bisa meninggal kapan saja jika memang sudah takdir dari-Nya.

Hal itu pula yang kemudian mengilhaminya untuk menulis sebuah buku dengan judul “sekarang atau keburu mati”. Tonton videonya di bawah ini:

Perjuangan seorang Habibie Afsyah menuju sukses di Internet Marketing

Berawal dari kegemarannya bermain game, Habibie juga pernah membuka usaha rental PS yang ia kelola sendiri di rumahnya. Dari yang tadinya cuma bermodal 1 PS, kemudian berkembang menjadi beberapa unit.

Dari usahanya itu, ia sudah bisa menghasilkan pendapatan di atas rata-rata teman-teman sebayanya. Usahanya semakin berkembang, namun karena suatu alasan, Habibie terpaksa menutup usaha rental PS-nya tersebut. Dan catatan pentingnya, semua itu dilakukannya saat ia masih usia SD.

Selain bermain game, Habibie juga gemar berselancar di Internet. Ibunya habibie  (Bu Endang Setyati) sendiri sempat merasa khawatir karena keseharian Habibie hanya dihabiskan di depan layar komputer untuk bermain game. Mendapati hal itu, kemudian Ibu Habibie berpikir untuk membuat kegiatan berinternetnya menjadi lebih produktif.

Akhirnya, lewat berbagai pencarian, Ibu Habibie mengetahui bahwa lewat internetpun ternyata bisa mendulang penghasilan.

Singkat cerita, atas inisiatif sang Ibu, Habibie pun didaftarkan pada sebuah workshop / pelatihan Internet Marketing di Jakarta. Dengan harapan Habibie bisa belajar dan menerapkannya untuk bisa produktif menghasilkan uang dari Internet.

Namun tentu jalannya tidak semulus itu. Sudah beberapa workshop Internet Marketing yang diikuti dengan biaya yang tidak sedikit. Semuanya belum menampakkan hasil. Seringnya Habibie mengalami kesulitan dalam menyerap materi.

Peran seorang ibu pengantar kesuksesan

Habibie sempat mengutarakan keinginannya untuk berhenti / menyerah. Karena merasa kesulitan dalam menerapkan ilmu dengan keterbatasan gerak yang ia miliki. Namun di situasi seperti itu, Ibu habibie senantiasa memberikan semangat.

Ibu Habibie kembali mencarikan Workshop Internet Marketing. Dan di sana Habibie bertemu dengan seorang master bernama Suwandi Chow. Yang secara tidak disangka, mau membimbing Habibie dalam merintis karir Bisnis Onlinenya.

Dari situlah boleh dibilang pintu kesuksesan Habibie dimulai. Dengan mengikuti arahan mentornya, sedikit demi sedikit Habibie mulai merasakan hasil. Hingga bisa menerima cek pembayaran komisi Amazon ribuan dollar perbulannya.

Berbagai media, baik cetak maupun onlinepun gencar memberitakan kisah inspiratifnya ini. Habibie jadi sering mengisi banyak acara talkshow. Salah satunya yang paling berkesan adalah saat menjadi bintang tamu di acara Kick Andy! MetroTV, dengan tajuk “Zero to Hero”.

&r>

Cerita di atas saya peroleh setelah membaca bukunya Habibie Afsyah yang berjudul “Sekarang Atau Keburu Mati – Skakmat

Buku tersebut menceritakan rekam jejak seorang Habibie Afsyah. Dari mulai usia balita hingga dewasa dan sukses sebagai Internet Marketer.  Saya sarankan sobat untuk membaca buku Skakmat. Niscaya sobat akan mendapat banyak suntikan semangat dalam menjalani hidup. Lebih lanjut tentang buku ini, akan saya coba bahas di bagian berikutnya.

Awal saya mengenal Habibie Afsyah

Saya sendiri mengenal Habibie pertama kali dari tayangan TV. Saat itu saya melihatnya ketika jadi bahan pemberitaan di acara Seputar Indonesia RCTI. Saat itu saya tidak begitu paham tentang apa yang ia kerjakan, bagaimana caranya hingga bisa berpenghasilan dari Internet. Masih awam sekali pokoknya.

Maka dari itu, mulailah saya melakukan pencarian dengan browsing di Internet untuk kepoin segala hal tentang Habibie Afsyah. Berbagai tulisan yang membahas tentangnya saya baca. Banyak video yang menceritakan kesuksesannya juga saya tonton.

Hingga saya diarahkan pada halaman profile Facebook personalnya. Terlihat saat itu di timeline-nya, Habibie tengah sibuk dalam mengisi seminar di berbagai kampus dan juga mengisi worksop Internet Marketing.

Dengan mengikuti akun Facebooknya, saya jadi sering dapat update-an berkenaan dengan kegiatan dan keseharian Habibie.

Ikut pre-order buku Habibie Afsyah, “Sekarang atau Keburu Mati”

Habibie Afsyah, Sekarang Atau Keburu Mati, Skakmat, Internet Marketing, Sukses bisnis online

Foto Koleksi Pribadi

Suatu hari di bulan Februari 2016, Habibie Afsyah melalui akun Facebooknya mengumumkan bahwa ia sedang dalam proses menerbitkan buku keduanya. Judul bukunyapun cukup cetar, yakni Sekarang atau Keburu Mati atau disingkat Skakmat. Isinya adalah tentang kisah-kisah menggetarkan yang dialaminya sedari kecil hingga sukses seperti sekarang ini.

Saat itu, Habibie sekaligus membuka pre-order bagi yang ingin memesan dan membaca bukunya lebih awal. Sebagai bonus bagi yang melakukan pre-order, maka bukunya akan ditandatangani langsung oleh Habibie Afsyah.

Tanpa berpikir lama, saya pun ikut melakukan preorder buku tersebut. Bukan karena ada bonus tanda tangannya, tapi lebih dari itu saya yakin isinya akan sangat bermanfaat dan kaya motivasi.

Review singkat Buku “Sekarang atau Keburu Mati”

Beberapa hari kemudian, buku yang ditunggupun sampai di genggaman. Langsung saya baca, dan benar saja, tidak butuh waktu semalaman untuk melahap keseluruhan isi bukunya yang berjumlah 180 halaman itu.

Setiap kalimat dalam buku ini seperti mengandung hipnotis untuk terus dibaca. Agak lebay mungkin, tapi setidaknya itulah yang saya rasakan.

Gaya penulisan dan penyampaiannya enak dibaca. Secara visual juga sangat eyecatching karena disertai gambar-gambar pendukung yang colorfull. 

Lewat buku ini saya juga jadi banyak tahu tentang sisi lain dari seorang Habibie Afsyah, yang jarang sekali diberitakan media.

Beberapa di antaranya yaitu:

Kendati Habibie ini menyandang disabilitas, tapi ia bersekolah di sekolah umum sebagaimana anak lain yang normal secara fisik. Bahkan prestasinya di kelaspun juga patut diacungi jempol. Setiap tahun pasti mendapat peringkat pertama. IQ-nya di atas rata-rata.

Selain itu dia juga ternyata sangat agamis dan taat ibadah. Dalam waktu dekat juga memiliki target untuk menikah.

Dikisahkan juga tentang Ibunya yang nekad menjual mobil keluarga hanya untuk membayar biaya worksop Internet Marketing yang diikuti Habibie. Namun kini mobilnya telah kembali dengan bentuk, nama dan kualitas yang baru. Semuanya terbayar oleh kesuksesan yang Habibie raih.

Masih banyak lagi sisi lain dari Habibie Afsyah yang bisa sobat ketahui lewat buku ini.

Pada intinya, apapun profesi Anda sekarang, buku Sekarang atau Keburu Mati karya Habibie Afsyah ini sangat layak untuk dibaca.  Recommended pokonya.

Kita perlu banyak belajar dari Habibie Afsyah. Bagiamana kekurangan yang dimiliki tidak membuatnya down, tapi ia jadikan sebagai sebuah kelebihan yang membuahkan hasil.

Bagaimana menjalani hidup dengan penuh syukur, tidak mengeluh atas apa yang telah Tuhan kasih. Kita harus percaya bahwa Tuhan tidak mungkin memberikan cobaan di luar batas kemampuan makhluk-Nya.

Menghadiri acara peluncuran Buku Habibie Afsyah – Sekarang atau Keburu Mati (Skakmat) di Gramedia Matraman

 

gramedia, gramedia matraman, jakarta timur, toko buku, launching buku

Gramedia Matraman – Koleksi Pribadi

Tanpa saya ketahui sebelumnya, ternyata dalam pre-order buku Sekarang atau Keburu mati tersebut juga ada bonus tambahan. Buku yang telah dibeli itu juga berfungsi sebagai tiket masuk dalam acara peluncuran buku Sekarang atau Keburu Mati. Acaranya hendak digelar seminggu kemudian, tepatnya tanggal 5 Maret 2016 di Gramedia Matraman, Jakarta Timur.

Tanpa saya ketahui sebelumnya, ternyata dalam pre-order buku Sekarang atau Keburu mati tersebut juga ada bonus tambahan. Buku yang telah dibeli itu juga berfungsi sebagai tiket masuk dalam acara peluncuran buku Sekarang atau Keburu Mati. Yang mana acaranya hendak digelar seminggu kemudian, tepatnya tanggal 5 Maret 2016. Berlokasi di Gramedia Matraman.

Saat mengetahui hal tersebut, saya juga tidak menghabiskan waktu lama untuk sekadar memastikan akan hadir atau tidak. Fixed saya putuskan akan menghadiri acara tersebut. Tanpa perlu searching dulu, saya sudah mengetahui akan benefit yang bisa saya dapatkan dengan mengikuti acara tersebut.

Allah mendengar doa saya, saya sudah lama memimpikan untuk bertemu dengan Habibie Afsyah. Dan kesempatan itu telah ada di depan mata. Tentu sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja. Kapan lagi bisa belajar dan bertemu secara langsung dengan sang Inspirator.

Selain itu saya merasa bahwa The law of Attraction kembali berkerja atas izin Allah. Sudah lama saya mendengar tentang Gramedia Matraman yang terkenal lengkap koleksi bukunya itu. Disinyalir juga merupakan toko buku terbesar se-Asia Tenggara.

Singkat cerita, waktu yang ditunggu pun tiba. Hari itu saya pergi dari tempat saya tinggal di Tangerang menuju Gramedia Matraman yang terletak di Jakarta Timur.

For your information saja, saya pergi dari Tangerang (Perumnas 1, Karawaci) menggunakan bus menuju Terminal Grogol, Jakarta Barat. Dari sana lanjut naik bus TransJakarta, atau banyak orang menyebutnya Busway. Dari Halte Grogol menuju Halte Harmoni untuk transit. Kemudian lanjut menuju Halte Tegalan Matraman. Gramedia-nya berada tepat di seberang halte.

Membunuh waktu menunggu waktu launching buku Habibie Afsyah

gramedia, gramedia matraman, jakarta timur, toko buku, launching buku

Lantai 3 Gramedia Matraman – Koleksi Pribadi

Pagi-pagi sekali, sekitar pukul 08.00 saya sudah sampai di Gramedia Matraman. Padahal acara launching buku ‘Skakmat’ juga baru akan dihelat pukul 14.30. Ini sengaja saya lakukan agar punya waktu leibh untuk sekadar baca-baca buku di rak, hunting buku murah, dan mengeksplor setiap sudut dari toko buku terbesar itu.

Tidak heran Gramedia Matraman ini disebut sebagai toko buku terbesar dan terlengkap. Karena memang begitulah adanya. Saya sempat bergumam dalam hati, “ini toko buku apa departement store, gede banget. Ada eskalatornya lagi..hehe” Agak norak memang, maklum lah orang udik ?

Bangunannya sendiri terdiri dari 4 lantai utama. Di lantai dasar belum ada pajangan buku. Yang dijual kebanyakan barang-barang stationary, peralatan sekolah, hingga alat-alat senam dan terapi kesehatan. Barulah di lantai 1-3 terpajang dengan rapih dan komplit beraneka ragam jenis buku. Mau buku apapun ada, #kayaknyah.

Untuk membunuh waktu, sayapun keliling mengeksplor tiap lantai. Baca-baca dan beli beberapa buku untuk dibawa pulang.

Selama kurang lebih 4 jam, saya leibh banyak berkutat di rak-rak buku kategori motivasi, pengembangan diri, dan bisnis online. Banyak sekali sebenarnya buku yang ingin saya bawa pulang, tapi akhirnya saya hanya membeli 2 buku saja yang sekiranya diperlukan. Adapun buku yang saya beli kala itu adalah:

  1. Buku “Blogging – Have Fun and Get The Money!” – Karya : Carolina Ratri
  2. Buku “Creative Playbook – Rahasia Berpikir Kreatif Dengan Cara Menyenangkan Sekaligus Efisien” – Karya Tahta Muhammad

Dream comes true – Bertemu Habibie Afsyah secara langsung

Habibie Afsyah, Internet Marketing, Bisnis Online, Mastah

Foto Koleksi Pribadi – Bersama Habibie Afsyah (istimewa)

Saat yang ditunggu pun tiba. Saya langsung berjalan menuju lokasi diadakannya launching buku Skakmat, yakni di aula / function room lantai 3. Tempatnya tidak terlalu besar dengan kapasitas tempat duduk sekitar 40-50 orang.

Dari luar ruangan, saya menengok ke dalam di balik pintu transparan, terlihatlah sosok Habibe yang sedang berbincang dengan temannya. Saat itu, kebetulan belum banyak orang yang datang. Saya langsung menghampiri ke arahnya.

Dan ternyata tanpa saya sangka sebelumnya, beliau ini orangnya sangat humble dan rendah hati. Saat saya mintai foto bareng-pun, beliau dengan ramahnya menerima. Bahkan saya sempat ditawari, kalau ada waktu boleh main / silaturahmi ke rumahnya.

Terasa sekali aura positif tersebar di setiap sudut ruangan aula kala itu. Saya ikuti acaranya dari mulai pembukaan hingga acara inti yang berisi sharing secara langsung yang disampaikan habibie berkenaan dengan pengalamannya yang sebenarnya juga telah dimuat di buku Skakmat.

Saat itu hadir juga orang tuanya Habibie mendampingi dan ikut bercerita di depan khalayak penonton yang memadati aula.

Di akhir acara saya juga sempatkan sedikit berbincang dengan ayah dan ibunya Habibie yang juga ramahnya bukan main. Saking ramahnya, saya seperti sedang berbicara dengan orangtua sendiri.

Dan sebelum pulang, saya beranikan diri untuk mengabadikan momen berfoto bersama. Berikut penampakan fotonya.

Habibie Afsyah, Sekarang Atau Keburu Mati, Skakmat, Internet Marketing, Sukses bisnis online

Bersama Habibie Afsyah dan Keluarga – Koleksi Pribadi

Pelajaran dari Sang Inspirator

Akan terlalu banyak kata-kata yang teruntai untuk menggambarkan pelajaran yang bisa ditarik dari kisah Habibie Afsyah ini. Namun dari kesemuanya, tentu bisa kita tarik benang merah. Yaitu seburuk apapun kondisi kita sekarang, itu bukanlah alasan untuk berhenti bermimpi dan berjuang mencapai kesuksesan.

Tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha dan menyerahkan segalanya pada Allah SWT. Ya terdengar klasik memang, tapi seperti itulah apa yang bisa kita simpulkan dari kisah seorang pemuda tangguh bernama Habibie Afsyah.

Penutup

Begitulah kisah pengalaman saya saat pertama kalinya bertemu dengan sang inspirator Habibie Afsyah. Semoga kita bisa menarik pelajaran berharga dengan bercermin pada kisah dan semangat hidup beliau.

Keterbatasan fisik bukanlah alasan untuk tidak meraih sukses. Karena yang penting itu adalah kesungguhannya. Allah akan mengangkat hingga 70 derajat, orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam mengamalkan kebalikan dan berjuang mencapai suatu target sukses.

Baik, barangkali cukup sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat.

Salam Inspirilo.

Leave a Comment