Berapa Tekanan Darah Normal Berdasarkan Usia? [Info Lengkap + Tips]

Apa Anda termasuk orang yang secara rutin memeriksa tekanan darah normal? Kalau iya, maka itu merupakan tindakan yang tepat dan bijak. Cukup disayangkan karena sebagian besar orang masih mengabaikan pengecekan tekanan darah / tensi ini.

Padahal tindakan tersebut memudahkan Anda untuk mengetahui apakah tubuh sedang berada dalam keadaan sehat atau tidak. Selain itu, memeriksa tekanan darah merupakan wujud pencegahan dari gangguan kesehatan seperti hipotensi.

Berapa tekanan darah normal dan penjelasannya

tekanan darah normal berdasar usia
www.precisionnutrition.com

Dari bagan di atas, bisa kita dapat inforrmasi penting. Normalnya, orang-orang dengan usia dewasa yang memiliki kondisi tubuh sehat memiliki tekanan darah adalah sekitar atau sama dengan 120/80 mmHg.

Angka yang disebutkan pertama (120) merujuk pada jumlah tekanan di arteri selama otot jantung berkontraksi (sistolik). Kemudian, angka yang lain (80) menunjukkan tekanan darah saat otot sedang tak bekerja (diastolik).

Namun jika Anda mendapati tekanan darah yang berbeda dengan angka di atas, padahal kondisi tubuh sedang sehat, maka tidak perlu khawatir juga. Pasalnya angka tadi itu tidaklah mutlak atau saklek.

Artinya tekanan daran normal tersebut juga dipengaruhi oleh aktivitas kerja fisik yang dilakukan setiap hari oleh seseorang. Jadi pada prakteknya, ukuran tekanan darah normal juga bisa naik turun angkanya.

Akan tetapi jika kondisi tekanan darah tidak normal terjadi dalam jangka waktu relatif lama, itu merupakan tanda kondisi kesehatan Anda kurang baik. Dan bisa jadi Anda terkena hipertensi (tekanan darah tinggi) dengan tekanan sebesar atau di atas 140/90 mmHg. Atau sebaliknya, yaitu tekanan darah rendah (hipotensi) dengan tekanan di bawah 120/80 mmHg.

Tensi darah normal

tekanan darah normal remaja
http://dianeatwood.com

Memahami dan ‘membaca’ tekanan darah atau tensi nornal memanglah bukan hal mudah. Apalagi kalau Anda belum pernah mendengar istilah sistolik, diastolik, maupun milimiter merkuri (mmHg).

Namun, hal ini akan memudahkan Anda untuk mengontrol tekanan darah. Dan juga untuk mengetahui kapan tensi terlalu tinggi (hipertensi) maupun terlalu rendah (hipotensi).

Anda mungkin menganggap hipotensi tidak memberikan dampak seburuk hipertensi (darah tinggi). Nyatanya, hipotensi tetaplah gangguan kesehatan yang harus segera ditangani.

Jika tekanan darah Anda mendadak turun 20 mmHg, contohnya dari 100 mmHg dalam tekanan darah normal menjadi 80 mmHg—disertai dengan gejala seperti pusing, pucat, dan sampai pingsan, maka kemungkinan besar Anda mengalami hipotensi atau tekanan darah rendah.

Tekanan darah rendah

tekanan darah normal anak remaja
www.fda.gov

Sebelum menangani tekanan darah rendah atau hipotensi, Anda perlu mengenal jenis-jenisnya dulu, di antaranya:

1. Hipotensi ortostatik.

Dalam hal ini, tekanan darah turun saat Anda berubah posisi secara mendadak. Misalnya tiba-tiba bangkit dari posisi tidur atau duduk ke berdiri.

Angka penurunan umumnya lebih dari 20/10 mmHg. Kondisi ini ditandai dengan pandangan berkunang-kunang, keseimbangan tubuh berkurang, risiko jatuh, hingga hilangnya kesadaran. Hipotensi ortostatik kerap dialami orang berusia di atas 65 tahun.

2. Hipotensi post-prandial.

Jenis hipotensi ini biasanya terjadi saat tensi turun sebanyak 20 mmHg sekitar dua jam setelah makan. Hipotensi post-pranidal pun kerap dialami manula, terutama bagi mereka yang mengidap kelainan pada sistem otonom hingga penyakit Parkinson.

Penyebab pasti dari jenis hipotensi ini memang belum diketahui, tetapi kadar karbohidrat yang terlalu tinggi bisa jadi salah satu pemicu.

3. Hipotensi vasovagal.

Sering berdiri dalam jangka waktu lama? Hipotensi vasovagal acap kali terjadi pada orang-orang yang melakukan kebiasaan tersebut.

Anak-anak usia sekolah memiliki peluang lebih besar mengalami jenis hipotensi ini dibandingkan orang dewasa. Misalnya saat berdiri lama (sekitar 30 menit) saat upacara bendera. Rasa sakit hingga pingsan adalah salah dua dampak dari hipotensi vasovagal.

4. Hipotensi akut.

Dalam jenis hipotensi ini, tekanan darah normal Anda akan turun saat organ-organ tubuh mendadak kekurangan pasokan darah dan oksigen.

Kondisi tersebut umumnya berhubungan dengan syok akibat pendarahan jumlah besar dalam waktu singkat, infeksi berat, serangan jantung, kekurangan cairan (dehidrasi), hingga reaksi dari alergi anafilaksis.

5. Hipotensi kronis. Terakhir, ada hipotensi kronis yang dipicu kondisi atau gangguan dalam jangka waktu panjang, contohnya gagal jantung dam penyakit Addison.

Tensi rendah

tekanan darah normal pada anak
caymanpharmacy.com

Beberapa penyebab lain yang mengakibatkan penurunan tekanan darah meliputi efek samping dari pemakaian obat anti-hipertensi, anemia, hingga hipotiroidisme. Kehamilan dan gangguan pada ritme jantung pun dapat jadi faktor penyebab hipotensi.

Kemudian, setelah Anda mengetahui jenis dan penyebabnya, Anda dapat mengambil penanganan yang tepat. Contohnya, kalau pemicunya gagal jantung, berarti tindakan mendis adalah yang harus Anda ambil secepatnya sebelum kondisi semakin parah. Sementara kalau efek samping obat yang melatarbelakangi hipotensi, maka pengobatan alternatif dari dokter bisa membantu.

Tekanan darah normal berdasarkan usia

Berikut adalah data informasi mengenai berapa tekanan darah normal berdasarkan usia, baik itu pada anak-anak, dewasan dan lansia. Dengan mengetahui ini, Anda jadi bisa lebih aware pada kondisi kesehatan, terutama berkaitan dengan tekanan darah ini.

Bilamana tekanan darah Anda kurang sesuai dengan usia sekarang, itu tandanya ada yang kurang sehat dengan diri Anda. Dan pada kondisi tertentu, pemeriksaan ke dokter sangatlah diperlukan.

Di bawah adalah datanya. Silakan disimak

tekanan darah normal berdasarkan usia menurut who pdf
allhealthynews.com

Tekanan darah normal pada bayi (Balita) dan anak-anak di bawah 13 tahun

  • Usia di bawah 1 tahun: 90/60mmHg;
  • Umur 1-5 tahun: 95/65  mmHg;
  • Usia 6-13 tahun: 105/70 mmHg;

Tekanan darah normal anak remaja usia 14-19 tahun

  • Usia 14-19 tahun: 117/77 mmHg;

Tekanan darah normal pada usia dewasa

  • Usia 20-24 tahun: 120/79 mmHg;
  • Umur 25-29 tahun: 121/80 mmHg;
  • Usia 30-34 tahun: 122/81 mmHg;
  • Umur 35-39 tahun: 123/83 mmHg.

Tekanan darah normal pada lansia

  • Usia 40-44 tahun: 125/83 mmHg;
  • 45-49 tahun: 127/84 mmHg;
  • Usia 50-54 tahun: 129/85 mmHg;
  • 55-59 tahun: 131/86 mmHg.
  • Usia 60-64 tahun: 134/87 mmHg.

Dengan mengetahui tekanan darah normal berdasarkan usia, Anda diharapkan dapat mengontrol tensi lebih baik, sehingga kesehatan tubuh akan selalu stabil.

Penyebab darah rendah dan cara mengatasinya

tekanan darah normal anak umur 12 tahun
heartfoundation.org.au

Tensi normal bukan berarti Anda abai akan kesehatan. Meski demikian, menjalankan gaya hidup sehat patut dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Berikut ini tip sehat yang bisa diterapkan untuk melindungi tubuh dari hipotensi.

  • Mengonsumsi makanan kaya sodium. Anda dapat menambahkan garam, salah satu sumber sodium termurah dan tertinggi, pada makanan untuk menaikkan tekanan darah. Namun, Anda yang sudah masuk usia lanjut perlu mengonsultasikannya lebih dulu;
  • Minum lebih banyak air putih. Tujuannya adalah untuk meningkatkan volume darah hingga menangkal kekurangan cairan (dehidrasi) yang notabene adalah salah satu pemicu hipotensi;
  • Jika ingin mengubah posisi, lakukan pelan-pelan. Gerakan tubuh Anda sesekali kalau sedang berdiri dalam waktu lama;
  • Tidur menggunakan dua atau tiga bantal, supaya saat bangun atau berdiri tak terjadi penurunan tekanan darah secara drastis;
  • Batasi minuman-minuman beralkohol. Ganti dengan minum secangkir kopi di pagi hari untuk membantu peningkatan tensi;
  • Memakai stocking kompresi untuk mengurangi pengumpulan darah di bagian tungkai.

Itulah informasi seputar tekanan darah normal dan kaitannya dengan hipotensi + cara penanganannya. Mudah-mudahan informasi ini membantu Anda untuk lebih rajin memeriksa tensi darah. Dalam rangka memastikan tekanan darah normal agar tak mengalami masalah kesehatan yang berbahaya.

Sebagai informasi tambahan khusus bagi wanita dewasa, selain perlu mengetahui tekanan darah normal, penting juga kiranya untuk tahu tentang warna darah haid yang normal itu seperti apa.

Kenapa penting? Sebagaimana dikutip rahimsehat.com, warna darah saat haid tidak selalu merah, ada beberapa macam warna, seperti merah muda, hitam hingga coklat. Yang mana masing-masing bisa memberikan gambaran tentang kondisi kesehatan yang tengah dialami, khusunya terkait siklus menstruasi. Dengan mengetahuinya, maka Anda bisa dengan mudah mendeteksi apakah kondisi badan sedang dalam keadaan baik atau tidak.

Baik, sekian saja artikel ini. Sampai jumpa di artikel inspirilo berikutnya.

Leave a Comment